Bus Sekolah Dishub

Sampit_Sekolah adalah suatu lembaga pendidikan yang formal. Dimana di Indonesia pemerintah mewajibkan program belajar 12 tahun. Untuk usia anak SMP bahkan SMA yang masih duduk di kelas 10 rata masih di bawah 17 tahun. Usia tersebut untuk warga Indonesia tidak diperbolehkan untuk mengendarai kendaraan bermotor sendiri, terutama untuk mengendarai sepeda motor. Karena sesuai dengan Undang – Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, tercantum dalam Pasal 81 ayat (2) huruf (a) Berbunyi “Syarat usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan paling rendah adalah usia 17 (tujuh belas) tahun untuk Surat Izin Mengemudi A, Surat Izin Mengemudi C, dan Surat Izin Mengemudi D”. Seperti kita ketahui untuk sepeda motor adalah SIM C. Untuk itu guna mengurangi terjadinya pelanggaran tersebut dan karena belum tersedianya angkutan umum, serta memudahkan para siswa berangkat ke sekolah, maka Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur pada Tahun 2010 memohon pada pemerintah pusat khususnya Kementerian Perhubungan RI untuk mendapatkan bantuan bus sekolah.

Kadishub meninjau langsung aktivitas pelajar di bus sekolah.

Tahun 2010 Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur mendapat bantuan dua bus sekolah. Dua bus tersebut bukan serta merta sampai di Dishub Kotim namun perlu proses untuk mendapatkannya, ibaratnya perlu perjuangan dari Dishub Kotim yang disebabkan harus bersaing dengan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia untuk memperoleh bus bantuan tersebut, dikarenakan jumlah bus bantuan yang di alokasikan Kementerian RI sangatlah terbatas apabila dibandingkan dengan jumlah kabupaten yang mengajukan permohonan. Selain itu, harus dilengkapi dengan data-data yang sesuai dan menunjang guna mendapatkan bus tersebut, sehingga tahun 2010 Dishub Kotim mendapatkan bantuan bus sekolah.
Adanya bus sekolah Dishub Kotim jelas banyak manfaat yang diambil. Bagi anak sekolah khususnya, manfaat yang diambil antara lain, siswa tidak terlambat saat masuk sekolah karena bus sekolah ini berangkat mengantar ke sekolah sebelum jam masuk sekolah dimulai, apabila hujan maka anak sekolah tidak kehujanan. Selain itu bus Sekolah juga membantu para orang tua karena mereka tidak perlu lagi mengantar anaknya ke sekolah dan tidak terlalu khawatir karena jalan Sudirman termasuk daerah yang volume lalu lintasnya padat dan rawan kecelakaan.

Salah satu driver yang melayani bus sekolah.

Namun dibalik manfaat yang sangat besar tersebut, banyak suka duka yang didapatkan para supir bus sekolah Dishub. Mereka harus berangkat lebih awal demi menjemput anak sekolah agar tidak terlambat masuk sekolah. Perjalanan yang relatif agak jauh dari rumah ke kantor (apalagi jika musim hujan), untuk mengambil bus menuju terminal patih rumbih tidak menyurutkan rasa tanggung jawab mereka. Karena dalam benak mereka anak sekolah datang tepat waktu merupakan kebanggaan tersendiri bagi mereka. Dengan sabar setiap paginya mereka menunggu kedatangan anak sekolah agar kumpul semua dan siangnya mereka tetap senyum dan ramah menyambut anak sekolah yang siap diantarkan sampai terminal Patih Rumbih.
“Alhamdulillah bus tersebut masih laik jalan dan banyak manfaatnya khususnya bagi anak sekolah. Bus sekolah Dishub Kotim ini melayani secara gratis dan sementara ini hanya untuk sekolah yang berada di Jalan Sudirman”, terang Kadishub Kab. Kotim Drs. H. Fadlian Noor, MM.

Antusias pelajar memanfaatkan fasilitas bus sekolah.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: