Perkuat Tata Kelola Perparkiran: Bidang Perparkiran Sosialisasi Pemenang Lelang di Zona Ikon Jelawat dan Pasar Berdikari

DINAS PERHUBUNGAN Kabupaten Kotawaringin Timur – Bidang Pembinaan Keselamatan dan Perparkiran secara intensif melaksanakan sosialisasi terkait penetapan pemenang lelang pengelola parkir di dua kawasan vital, yakni zona Wisata Ikon Jelawat dan Pasar Berdikari. Langkah ini dilakukan sebagai upaya sinkronisasi antara pengelola baru, petugas lapangan, dan para pelaku usaha di sekitar lokasi.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta memastikan bahwa retribusi perparkiran dikelola secara profesional dan transparan.
Kawasan Ikon Jelawat yang merupakan pusat pariwisata dan Pasar Berdikari sebagai urat nadi ekonomi memiliki karakteristik kepadatan kendaraan yang tinggi. Oleh karena itu, peralihan manajemen kepada pemenang lelang baru perlu dipastikan berjalan tanpa hambatan teknis di lapangan.
“Ikon Jelawat dan Pasar Berdikari adalah wajah kota kita. Dengan adanya pengelola yang sah melalui proses lelang, kita ingin memastikan tidak ada lagi kesimpangsiuran aturan atau tarif di dua lokasi tersebut,” ungkap perwakilan dari Bidang Pembinaan Keselamatan dan Perparkiran.
Selain aspek administratif, Bidang Pembinaan Keselamatan juga menyoroti pentingnya estetika di kawasan Ikon Jelawat. Pengelola diminta untuk menata kendaraan dengan rapi agar tidak mengganggu keindahan area wisata serta memastikan jalur pedestrian tetap bebas dari hambatan kendaraan.
Sementara di Pasar Berdikari, fokus utama diarahkan pada pengaturan bongkar muat barang agar tetap tertib dan tidak memicu kemacetan panjang di area pasar.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap pengelola pemenang lelang dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat pun diharapkan dapat mendukung penataan ini dengan memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan serta meminta karcis resmi sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dengan tata kelola yang semakin baik, diharapkan zonasi parkir di Ikon Jelawat dan Pasar Berdikari dapat menjadi contoh bagi pengelolaan parkir di kawasan lain, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


