Mengayomi Generasi Penerus: Pentingnya Manajemen Keselamatan dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS)
SAMPIT — Lingkungan sekolah merupakan ruang tumbuh dan belajar bagi anak-anak yang memerlukan perlindungan ekstra, tidak hanya di dalam ruang kelas, tetapi juga saat mereka berada di jalan raya di sekitar sekolah. Pada jam-jam sibuk—seperti saat masuk dan pulang sekolah—kepadatan arus lalu lintas, peningkatan jumlah penyeberang jalan, serta kendaraan penjemput yang mengantre sering kali menciptakan situasi yang rawan kecelakaan.
Guna mengantisipasi potensi bahaya tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya melalui Bidang Pembinaan Keselamatan dan Perparkiran, terus memperkuat manajemen keselamatan di kawasan sekolah melalui penataan dan sosialisasi fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS).
Anak-anak sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP, memiliki persepsi spasial, jarak pandang, serta refleks yang berbeda dibanding orang dewasa ketika berinteraksi dengan lalu lintas. Kerap kali mereka menyeberang jalan secara mendadak atau kurang memperhitungkan kecepatan kendaraan yang datang.
Tanpa adanya manajemen keselamatan dan rekayasa lalu lintas yang memadai, kawasan sekolah berisiko tinggi menjadi titik rawan kecelakaan (blackspot). Penerapan ZoSS hadir untuk menanggulangi risiko tersebut dengan memberikan ruang aman prioritas bagi pejalan kaki dan anak sekolah.
Pemerintah Daerah menegaskan bahwa keberhasilan manajemen keselamatan di kawasan sekolah tidak hanya bergantung pada kelengkapan fisik rambu dan marka, tetapi juga pada kesadaran moral dari para pengguna jalan.
Mari ciptakan budaya lalu lintas yang santun dan peduli dengan senantiasa melambatkan kendaraan dan mematuhi aturan saat melintasi Zona Selamat Sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur.


